KOTABARU - Waktu dinantikan kepala desa (Kades) terpilih telah tiba. Besok Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mulai melakukan pelantikan yang dilakukan dengan sistem zona.
Sekadar diketahui untuk proses pelantikan, besok beberapa kades dari 10 kecamatan di Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan. Pelantikan di Operation Room Setda Kotabaru.
Adapun kades dari 10 kecamatan yang mengikuti pelantikan adalah, Kecamatan Pulau Sebuku, Pulaulaut Timur, Pulaulaut Sigam, Pulaulaut Utara, Pulaulaut Tengah, Pulaulaut Barat, dan Pulaulaut Tanjung Selayar.
Kemudian Kecamatan Pulaulaut Kepulauan, Pulaulaut Selatan dan terakhir
Kecamatan Pulau Sembilan.
Kesiapan pelantikan kades terpilih khususnya di 10 kecamatan, sekaligus mengawali pelantikan hasil pilkades beberapa waktu lalu. Mendapat apresiasi anggota DPRD Kotabaru Awaludin, S.Hut.
Awaludin yang juga Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kotabaru ini, berpesan kepada kades setelah dilantik dapat menggali pontensi-potensi desa atau produk lokal desa.
Selain itu, dia mengharapkan kades bisa mengembangkan Bumdes untuk maju dan bisa memberikan kontribusi positif untuk masyarakat di wilayah setempat.
"Saya selaku Sekretaris Apdesi mengucapkan selamat kepada para kades terpilih yang besok mau dilantik. Dan, saya juga berharap kades terpilih dapat ini membangun desanya lebih maju dan bisa mensejahterkan masyarakat," pesannya.
Awaludin yang juga Ketua Komisi II, sekaligus anggota Banggar di DPRD menegaskan, komitmen memperjuangkan alokasi anggaran dana desa (ADD) yang bersumber dari APBD dinaikkan 15 persen dari dana perimbangan.
"Karena dengan
menaikkan ADD ini desa bisa membuat sebuah kegiatan yang berinovatif demi
memajukan desanya," ucapnya.
Sebelumnya alokasi ADD hanya 10 persen minimal dan diatur sesuai Undang-Undang. Namun, dinaikkan 15 persen masih bisa, tergantung dari Bupati.
"Tapi kita sekaligus anggota banggar mengusahakan agar dinaikkan 15 persen dari dana perimbangan," jelasnya.
Alasannya, ADD besar 10 persen sebelumnya digunakan untuk pembayaran Siltap (penghasilan tetap) kades, aparat desa dan tunjangan RT,
"Dan itu, habis disitu. Jadi operasional kades itu hampir gak ada," terangnya.
Menurutnya, jika ADD naik bisa dipakai misal kegiatan gotong royong, mencegah bencana banjir dan lainnya.
"Aparatus desa ada anggaran jika ingin melakukan
kegiatan,"katanya. (Humas)